Tentang Kami

Penyedia Akses Pasar FMCG di Jawa Barat
PSS adalah distributor dan grosir FMCG yang berperan sebagai Market Access Provider. Selama 38 tahun, PSS membangun akses pasar yang kini menjangkau 10.000+ mitra ritel — jaringan yang lahir dari kepercayaan yang dijaga konsisten, toko demi toko. Jaringan ini mencakup general trade dan modern trade, dari warung dan toko kelontong hingga Lotte, Aeon, Hero, Borma, Indomaret, Indogrosir, dan Foodhall. PSS mengoperasikan empat pusat distribusi aktif di Cimahi, Sukabumi, Cianjur, dan Subang, yang menjadi basis operasi untuk melayani seluruh kanal distribusi di Jawa Barat.
Menjaga Kepercayaan di Setiap Titik
Jaringan PSS dibangun dari hubungan yang dijaga setiap hari, dari principal, gudang, armada, grosir, retail, hingga warung. Di setiap prosesnya, PSS memastikan barang bergerak dengan jelas, kebutuhan pelanggan ditangani dengan cepat, dan kepercayaan tetap terjaga.
Bagi PSS, distribusi bukan hanya soal mengirim barang. Ini tentang memahami ritme pasar, menjaga ketersediaan produk, dan menjadi partner yang bisa diandalkan di setiap titik distribusi.
Dengan pengalaman panjang di lapangan, PSS terus bergerak untuk melayani pasar FMCG Jawa Barat dengan lebih dekat, tangguh, dan terpercaya.

Tim Kami

CEO/Founder
Lanvin Lukito
Lanvin bergabung dengan PSS tahun 2013, tak lama setelah lulus kuliah. Ia meneruskan usaha yang dibangun ayahnya, jaringan yang telah dipercaya bertahun-tahun oleh agen grosir dan pedagang di Jawa Barat.
Saat ia masuk, PSS sudah berjalan 25 tahun, tapi Lanvin melihat sesuatu yang lebih besar dari sekadar perusahaan distribusi keluarga. Setiap kali truk PSS sampai ke tujuan, ada warung yang bisa berjualan besok pagi karena stoknya datang. Ada pedagang yang menghidupi keluarganya dari pasokan yang datang tepat waktu. Ribuan titik ekonomi kecil yang hidupnya terhubung langsung ke apakah PSS bekerja dengan baik atau tidak.
Dari situlah Lanvin mengambil keputusan: PSS harus tumbuh, bukan untuk dirinya, tapi karena semakin besar jangkauan PSS, semakin banyak orang yang ikut bergerak. Dengan latar belakang IT-nya, ia mulai memperbaiki cara kerja dari dalam — membaca sistem, mencari titik yang bisa lebih efisien, memastikan tim turun langsung ke lapangan mendengarkan kebutuhan pedagang satu per satu.
Tahun 2023, komitmen itu berbuah manis. Hari ini, lebih dari 10.000 mitra ritel terhubung lewat jaringan yang sama. Setiap toko yang menerima kiriman PSS adalah satu titik ekonomi yang tetap hidup. Itulah yang menggerakkan Lanvin — membesarkan PSS berarti membesarkan penghidupan orang banyak.

COO
Vania Dana Zafira
Sebelum bergabung dengan PSS, Vania menghabiskan kariernya di jantung perdagangan digital Indonesia. Shopee, Tokopedia, SIRCLO, Win&Co Group — semuanya perusahaan yang bergerak cepat, menuntut eksekusi yang presisi. Di Win&Co Group, ia naik dari Product Marketing Specialist hingga Head of Business Development dalam empat tahun — membuktikan kemampuannya menumbuhkan pendapatan, mengelola margin, dan menyelaraskan tim ke satu arah yang sama.
Sejak April 2026, Vania memimpin operasional PSS. Mesin yang sudah berjalan 38 tahun, menggerakkan penghidupan 10.000+ mitra ritel, dan siap untuk dibesarkan. Vania membawa satu hal yang dibutuhkan PSS di fase ini: pengalaman membesarkan operasi bisnis tanpa kehilangan kendali atas eksekusinya. Cara kerja yang ia bawa dari dunia digital – ketat pada data, cepat membaca apa yang berhasil dan apa yang tidak — kini diterapkan di empat pusat distribusi, rute pengiriman, dan penagihan di seluruh Jawa Barat.

Chief Financial Officer
Mario Kelvin Kurniawan
Sebelum bergabung dengan PSS, Mario menghabiskan lebih dari satu dekade di dunia perbankan korporat, di antaranya OCBC NISP, Maybank. Ia terbiasa duduk di sisi pemberi pinjaman, mengevaluasi perusahaan, menganalisis kredit, dan memutuskan siapa yang layak didanai. Di Maybank, ia mengelola fasilitas pinjaman korporat hingga Rp500 miliar. Di OCBC NISP, ia meraih penghargaan Best Commercial Relationship Manager pada 2016.
Januari 2024, Mario pindah ke sisi yang selama ini ia evaluasi. Ia bergabung dengan PSS sebagai CFO. Pengalaman bertahun-tahun menilai perusahaan dari luar kini dipakai untuk memperkuat perusahaan dari dalam: menyusun strategi keuangan, mengelola hubungan dengan perbankan, mengamankan pembiayaan untuk ekspansi, dan membangun struktur korporasi yang siap untuk tumbuh lebih besar.
Salah satu yang langsung ia kerjakan: restrukturisasi korporat, termasuk pembentukan holding company, perencanaan pajak, dan penguatan proses keuangan internal. Ia juga mengawasi kegiatan pengadaan dan impor dari China. Bagi PSS yang sedang dalam fase pertumbuhan, peran Mario memastikan setiap langkah ekspansi punya fondasi keuangan yang solid di belakangnya.